Pengadilan Dakwa Aman Abdurrahman Dalang Teroris ISIS Indonesia

"Pengadilan Dakwa Aman Abdurrahman Dalang Teroris ISIS Indonesia"

Pengadilan Dakwa Aman Abdurrahman Dalang Teroris ISIS Indonesia

 

Liga855a, JAKARTA¬†–¬†Pengadilan di Indonesia mendakwa ulama Aman Abdurrahman pada hari Kamis atas tuduhan bahwa dia mendalangi dari sel penjara serangkaian serangan di negara berpenduduk mayoritas Muslim tersebut, termasuk serangan senjata api dan bom bunuh diri pada 2016 di Jakarta.

Abdurrahman tiba di sebuah ruang sidang di Jakarta di bawah pengawalan polisi dan setidaknya belasan perwira bersenjata berat berjaga-jaga di luar saat jaksa membacakan tuduhan terhadapnya.

Menurut dokumen dakwaan, dia diadili karena “merencanakan dan / atau memobilisasi orang lain untuk melakukan tindakan teroris … untuk menciptakan atmosfir teror di masyarakat”.

Jaksa Anita Dewayani mengatakan kepada pengadilan bahwa Gus Dur telah berjanji setia kepada kelompok militan Islam pada tahun 2014 dan kemudian mendesak orang lain untuk melakukan serangkaian serangan.

Dia mengutip satu dugaan plot untuk “serangan bergaya Paris” yang menargetkan orang asing, terutama warga Prancis dan Rusia.

Dewayani membacakan nama-nama korban beberapa serangan yang didalangi Gus Dur, termasuk satu di bulan Januari 2016 di mana delapan orang terbunuh, termasuk empat penyerang, setelah pelaku bom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menyerang jantung ibukota Indonesia.

website judi online terpercaya

Dia juga menuduh dia berada di balik serangan bunuh diri tahun lalu yang menewaskan tiga petugas polisi di sebuah stasiun bus di Jakarta dan pemboman sebuah gereja di Samarinda di pulau Kalimantan yang melukai empat anak.

Abdurrahman, yang mengenakan pakaian penjara oranye dengan selendang kotak-kotak yang diikatkan di kepalanya, mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mengerti tuduhan tersebut dan tidak keberatan dengan dakwaan tersebut.

Pengacaranya tidak segera memberikan komentar.

Ulama dan ideolog tersebut adalah pendiri Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terkait dengan Islam, sebuah kelompok militan di negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia yang ditunjuk Amerika Serikat sebagai “organisasi teroris”.

Dia segera ditangkap kembali oleh polisi tahun lalu setelah menjalani hukuman penjara karena mendirikan sebuah kamp pelatihan militan di provinsi Aceh. Gus Dur kabarnya juga berhasil menyebarkan pesan jihadnya di media sosial dari penjara.

“Secara umum, dia adalah dalang dibalik banyak aksi terorisme di Indonesia,” kata jaksa Dewayani kepada wartawan. Hukuman maksimal untuk tuduhan tersebut adalah hukuman mati, katanya.

Jaksa telah meminta persidangan untuk ditunda sampai 23 Februari, saat mereka berencana untuk menghadirkan saksi.

 

Pengadilan Dakwa Aman Abdurrahman Dalang Teroris ISIS Indonesia

Posted by

liga855a

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *