Berita Unik – Setelah 26 Tahun Anak Ini Tak Ingin Penculiknya Masuk Penjara

Seorang wanita 48 tahun di Tiongkok mengakui bahwa putra yang ia telah ia urus selama 26 tahun bukanlah putra aslinya. He Xiaoping pun mengakui hal tersebut pada akhir tahun lalu dan menyerahkan dirinya ke polisi. Wanita paruh baya itu mengaku bahwa ia telah menculik seorang anak 26 tahun yang lalu, saat menjadi seorang pengasuh di Chongqing. Motif He melakukan tindakan tersebut karena kedua bayinya meninggal sebelum menyentuh usia setahun. Karena sangat ingin memiliki anak, para tetua memberikan saran kepada He untuk membesarkan anak dari keluarga lain.

Akhirnya He menculik seorang anak dengan berpura-pura menjadi seorang pengasuh. Waktu itu dia mendapatkan pekerjaan untuk mengurus bayi berusia satu tahun dengan bermodalkan identitas orang lain. Setelah tiga hari bekerja, He berani menculik anak majikannya dan kembali pulang ke rumahnya di Kota Nanchong, Provinsi Sichuan. Dari situ ia mulai membesarkan anak yang telah ia culik itu sebagai putranya sendiri.

He juga memutuskan untuk memberi nama bayi yang telah ia culik dengan nama Liu Jinxin, yang diambil dari nama putra keduanya. Setelah penculikan itu, tak pernah ada orang yang mencari putranya ataupun mencurigainya sebagai seorang penculik. Pada tahun 1995, He sempat terpikir untuk mengembalikan Liu setelah ia berhasil melahirkan seorang putri. Namun pada saat itu, He merasa takut masuk penjara atas perbuatannya.

Berita Unik

Setelah dua dekade lebih, He menyaksikan sebuah acara di televisi tentang seorang wanita tua yang mencari anaknya selama berpuluh-puluh tahun. Dari acara yang ia saksikan, He mulai merasa bersalah dan ingin mengungkapkan tindakannya. He kemudian berusaha untuk menjelaskan semua kejadian yang telah terjadi, serta mengungkapkan kebenaran kepada putranya.

Wanita itu juga berencana untuk menemukan keluarga biologis Liu dan bersedia masuk penjara untuk menebus tindakannya. Walaupun sudah menyerahkan diri, polisi di Chongqing yang dahulu menjadi tempat daerah kerja He, tak pernah menemukan laporan dan data tentang anak yang hilang pada tahun 1992.

He menghubungi media lokal Chongqing untuk menemukan orangtua biologis Liu. Tulisan dalam media lokal Chongqing telah dipublikasikan dan mendapat perhatian dari warga Tiongkok. Akibat perbuatannya, He mendapat kecaman dan warga meminta wanita itu segera masuk penjara secepatnya. Namun, Liu tak mau melihat ibu yang membesarkannya selama 26 tahun dipenjara. Menurut Liu, He merupakan sosok ibu yang sangat baik baginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *