Keuangan Amburadul Habis Liburan? Yuk Kita Perbaiki

Masa liburan Natal, tahun baru, dan (tentunya) liburan sekolah anak telah usai, sepertinya tidak sedikit dari anda yang saat ini mengeluh karena uang yang ada di dompet maupun di rekening semakin menipis. Bahkan, beberapa dari anda mungkin waswas karena tidak tahu, apakah uang yang anda miliki saat ini bisa cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup anda sampai dengan tanggal gajian nantinya.

Terutama bagi anda yang tidak mempersiapkan dana liburan tersebut secara khusus pasti mengalami kesulitan keuangan saat ini. Bahkan mungkin, anda yang telah mempersiapkan dana khusus untuk liburan pun mengalami kesulitan keuangan yang sama. Penyebabnya beragam, bisa karena memperpanjang masa liburan atau sesederhana belanja oleh-oleh yang kebanyakan.

Bila anda adalah orang yang liburan tanpa mempersiapkan dana dan menggunakan uang yang ada di ‘tabungan darurat’ anda maka solusinya mudah, anda tinggal isi lagi nanti tabungan anda setelah gajian. Namun, masalah menjadi cukup pelik bilamana anda adalah orang yang liburan dengan utang dan anda yang ‘kebablasan’ pada saat liburan dan akhirnya mengandalkan kartu kredit untuk pinjaman.

Sehingga, bila anda adalah orang yang memiliki utang setelah liburan, maka ‘keterbatasan dana’ sampai dengan tanggal gajian bukanlah satu-satunya masalah anda. Ada hal yang cukup serius ‘mengintai’ keuangan anda mengingat utang yang digunakan untuk liburan biasanya adalah utang yang memiliki bunga yang cukup besar seperti utang dari kartu kredit atau kredit tanpa agunan (KTA).

Nah, bila anda memiliki beberapa permasalahan tersebut dan merasa keuangan berantakan, anda bisa melakukan beberapa hal mudah ini untuk memperbaikinya:

1. Lunasi Utang Sesegera Mungkin
Pada prinsipnya, tidak ada jalan pintas dalam utang, apa yang anda pinjam harus anda bayar. Apalagi bila anda -misalnya- berutang untuk liburan dengan pinjaman yang membebankan bunga cukup besar seperti kartu kredit. Maka, utang ini bukan hanya ‘harus’ anda bayar, tetapi ‘harus segera’ anda bayar sebelum jatuh tempo tentunya.

Kenapa? Karena bila anda melewati masa jatuh tempo, bunga yang dibebankan kepada anda akan semakin besar dan jumlah keseluruhan yang harus anda bayar akan semakin besar juga. Lalu, darimana dana untuk membayar utangnya?

Anda bisa gunakan dana bulanan yang tersisa di rekening anda bila masa jatuh temponya sudah dekat. Namun, bila ternyata jatuh temponya setelah anda gajian, maka anda bisa segera membayarnya di kemudian hari.

2. Jangan Tambah Utang Baru
Manapun yang anda lakukan: melunasi utang yang anda miliki karena akan jatuh tempo, atau anda akan melunasi utang hasil liburan anda di kemudian hari setelah menerima penghasilan bulanan, usahakan anda tidak menambah utang baru dengan kartu kredit yang anda punya. Meski anda masih memiliki sisa limit di kartu kredit anda, tahan untuk tidak menambah utang baru karena ini bisa menjadi beban baru bagi keuangan anda.

Harus anda ingat bahwa jatah anda untuk ‘ber-utang’ di bulan ini sudah habis, selain karena anda berutang untuk liburan, anda juga telah mengeluarkan sejumlah uang dari tabungan untuk membiayai masa liburan.

Oleh karena itu, menambah utang baru artinya anda membebani keuangan anda di bulan depan. Bila anda terus melakukan hal ini maka usaha anda untuk membebenahi kondisi keuangan anda akan berakhir dengan kegagalan.

3. Hidup dengan Uang yang Tersisa
Setelah anda selesai dengan permasalahan utang, anda tinggal melanjutkan kehidupan anda seperti biasanya. Tapi, tentu ada yang berbeda karena ada sejumlah dana yang telah anda keluarkan untuk melunasi utang hasil liburan anda.

Dan, bagi anda yang tidak berutang untuk liburan tapi memakai uang yang berasal dari tabungan, tentu yang jadi perbedaan adalah anda tidak memiliki uang sebanyak seperti biasanya.

Agar anda tidak kembali terjebak utang dan kondisi keuangan tidak kembali berantakan, ada hal yang bisa anda lakukan yaitu hidup dengan uang yang tersisa sampai dengan tanggal gajian. Biasanya, anda masih punya cukup uang untuk membeli kebutuhan hidup namun sudah tidak memiliki uang untuk memenuhi gaya hidup. Maka, kurangi belanja untuk gaya hidup seperti pergi ke mall atau ngopi di cafe. Tidak lama kok, sampai tanggal gajian saja!.

4. Belajar dari Kesalahan dan Persiapkan
Sekarang, anda tahu bahwa liburan tanpa persiapan adalah sebuah hal yang sangat merugikan, rugi bagi keuangan anda dan merugikan bagi kondisi psikologis anda. Ingat, tujuan liburan adalah ‘refreshing’ dan membuat kondisi psikologis anda kembali segar setelah lama bekerja. Bila setelah liburan anda masih memikirkan utang yang anda gunakan, di mana ‘refreshing’-nya?

Maka dari itu, persiapkan dari sekarang rencana liburan anda dengan baik agar kondisi keuangan tidak berantakan. Mulai tetapkan tujuan liburan, berapa lama akan liburan, akan melakukan apa saja selama liburan, dan berapa dana yang dibutuhkan untuk liburan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *